allpages

Sejarah Melayu

DALAM mempersembahkan karya ini kepada Publik, mungkin pantas untuk menawarkan beberapa penjelasan tentang keadaan saat karya ini ditulis, tentang tujuan Penerjemah, dan tentang karakter dan kondisi masyarakat saat ini, yang kisah-kisah awalnya dicatat di sini.

Chapters

15. Chapter 15

Ketika kain itu selesai, ia memberikannya kepada orang-orang Kelinger, sambil berkata, "Begitulah pola yang aku inginkan." Ketika para juru gambar Keling mencoba mengikuti polan...

8. Chapter 8

Sultan sangat senang, dan memberikan bandahara dan hulubalang yang telah menemaninya, dengan gaun kehormatan yang kaya, sesuai dengan pangkat mereka; dan dia memerintahkan Sri V...

13. Chapter 13

Mengenai senjata, keris, tombak, dsb. bagaimana mungkin kalian tahu apa pun tentang itu; tetapi mengenai laksamana, bukankah dia seorang jagoan yang berani, kuat dan gagah beran...

6. Chapter 6

Bila ada perwakilan yang akan disampaikan, ini adalah jabatan kepala bantara, yang terdiri dari empat atau lima orang, dan ini adalah jabatan mereka yang lebih diutamakan daripa...

12. Chapter 12

Sejak saat itu, Sri Maha Raja menetapkan penjagaan yang sangat ketat; dan jika mereka bertemu seseorang yang berkeliaran di malam hari, mereka tidak menangkapnya, tetapi membunu...

5. Chapter 5

Diceritakan bahwa setelah kejadian ini, Sidi Ali Gheyas ed-din berkonsultasi dengan semua mantri kuno di negeri Samadra, dan setelah melengkapi kapal dengan barang dagangan Arab...

7. Chapter 7

Maka ia pun meninggal, dan digantikan oleh saudaranya Raja Kasim, yang setelah naik takhta, mengambil nama Raja Mudhafer Shah. Kemudian Maulana Jelal-ed-din memintanya untuk mem...

9. Chapter 9

Setelah beberapa waktu, bitara Majapahit memiliki seorang putri dari sang Putri, yang bernama Radin Galah Chandrakerana, yang kecantikannya terkenal di mana-mana. Betapa banyak...

4. Chapter 4

ADA seorang pria di Salwang yang menggarap tanah, dan memiliki seorang budak bernama Badang. Ia adalah penduduk asli negeri Sayang, dan tuannya selalu menyuruhnya untuk membersi...

2. Chapter 2

Begitu mendengar kedatangan Raja Suran, ia memanggil semua pengikutnya dan berbaris untuk menemuinya dengan pasukan yang besar bagaikan lautan yang berombak, gajah dan kuda baga...

17. Chapter 17

Wazir agung itu sangat marah, karena banyak sekali orang yang tewas, tetapi mereka belum juga menguasai Malaka. Ia kembali membuat persiapan untuk menyerang Malaka. Namun, Kapte...

11. Chapter 11

ADA seorang Pandita atau orang terpelajar, bernama Moulana Abu Ishak, yang sangat menguasai ilmu Sufi, yang telah pergi berziarah ke Kabah, dan ia melakukan banyak sekali wudhu....

10. Chapter 10

Bahasa Indonesia: Ketika musim hujan tiba, Tun Talani dan mantri Jana Petra meminta izin dari Sangaji dari Burne untuk kembali, dan raja Burne mengirim surat ke Malaca, yang dit...

16. Chapter 16

Akan tetapi, laksamana itu berlabuh di dekat tempat gajah-gajah Pahang datang untuk dimandikan. Ketika para pawang gajah datang untuk memandikan gajah-gajah itu, laksamana itu b...

14. Chapter 14

Keesokan harinya, raja pergi ke rumah sang kazi, sambil membawa kotak sirihnya di tangannya. Ketika sampai di sana, ia meminta penjaga pintu gerbang untuk memberi tahu tuannya b...

3. Chapter 3

Setelah Raja Sangsapurba lama berdiam diri di Palembang, ia dihinggapi keinginan untuk melihat lautan. Ia memanggil Damang Lebar Fajar dan para pembesarnya yang lain, dan member...

1. Chapter 1

DALAM mempersembahkan karya ini kepada Publik, mungkin pantas untuk menawarkan beberapa penjelasan tentang keadaan saat karya ini ditulis, tentang tujuan Penerjemah, dan tentang...

18. Chapter 18

Bandahara sendiri adalah seorang pemakan yang sangat rakus sehingga ketika ia pergi mengunjungi laksamana Hang Tuah, mereka akan memberinya satu pint guntung atau nasi, dan satu...