>>

Category: History - British

The Tragedy of St. Helena

Selatan dari Bandung adalah satu tempat-pegunungan yang bernama Pangalengan. Di tempat itu saya, sekembali saya dari saya punya tournee tempo hari ke Jawa Tengah yang membangkitkan Rakyat sejumlah 89.000 orang, bervakansi beberapa hari melepaskan kelelahan badan. Di dalam vaka...

试读(第一章节选)

Pendahuluan Selatan dari Bandung adalah satu tempat-pegunungan yang bernama Pangalengan. Di tempat itu saya, sekembali saya dari saya punya tournee tempo hari ke Jawa Tengah yang membangkitkan Rakyat sejumlah 89.000 orang, bervakansi beberapa hari melepaskan kelelahan badan. Di dalam vakansi itu saya menulis ini risalah, ini vlugschrift. Isinya buat kaum ahli-politik tidak baru, tapi buat orang yang baru menjejakkan kaki di gelanggang perjoangan ada faedahnya juga. Untuk menjaga jangan sampai risalah ini menjadi terlalu tebal, – dus juga jangan sampai terlalu mahal harganya – , maka hanya garis­-garis besar sahaja yang bisa saya guratkan. Mitsalnya fatsal "Di seberang Jembatan-emas" kurang jelas. Tetapi Insya Allah , akan saya bicarakan nanti spesial di dalam risalah lain, yang juga akan bernama "Di seberang Jembatan-emas". Moga-moga risalah ini banyak dibaca oleh Marhaen. SUKARNO Maret 1933 1. SEBAB-SEBABNYA INDONESIA TIDAK MERDEKA Professor Veth pernah berkata, bahwa sebenarnya Indonesia tidak pernah merdeka. Dari zaman purbakala sampai sekarang, dari zaman ribuan tahun sampai sekarang, – dari zaman Hindu sampai sekarang, maka menurut professor itu Indonesia senantiasa menjadi negeri jajahan: mula-mula jajahan Hindu, kemudian jajahan Belanda.

版本规格

语言Bahasa Indonesia
章节8 章
全书字数23,389 词
预计阅读约 1 小时 57 分钟
授权公有领域(Public domain)

以上为本书元数据与首章节选;完整正文见下方章节列表。

Chapters

1. Chapter 1

Selatan dari Bandung adalah satu tempat-pegunungan yang bernama Pangalengan. Di tempat itu saya, sekembali saya dari saya punya tournee tempo hari ke Jawa Tengah yang membangkit...

2. Chapter 2

Inilah daftar daripada "makan jalan" di dalam pesta untu merayakan "beschaving-en-orde-en-rust" yang jadi cangkingannya imperialisme modern di Indonesia! Perhatikanlah nama-nama...

3. Chapter 3

"Kesopanan" dan "keamanan umum"! Tidakkah kita-ini katanya Rakyat yang masih bodoh dan biadab, yang perlu mendapat guru dan perlu mendapat bapak? Amboi, seolah-olah benar kita p...

4. Chapter 4

m e r d e k a. Kita harus merdeka agar supaya kita bisa leluasa bercancut-taliwanda menggugurkan stelsel kapitalisme dan imperialisme. Kita harus mer­deka, agar supaya kita bisa...

5. Chapter 5

"Kesendirian" yang demikian itu adalah seperti kesendiriannya katak di b a w a h tempurung ! "Kesendirian" yang demikian itu adalah juga kesendiriannya orang yang tiada benul sa...

6. Chapter 6

Apakah massale a c t i e? Massale actie adalah "pergerakan" Rak­yat, yang benar orangnya ribuan atau ketian atau jutaan, yang benar jumlah orangnya besar sekali, tetapi yang tid...

7. Chapter 7

Tambahnja kesengsaraan diharapkan buat tambahnya radikalisme? Pemimpin-bejat, buat saya, lemparkanlah kalau perlu semua radikalisme ke dalam samodra, asal kesengsaraan Rakyat hi...

8. Chapter 8

Bagaimana dan demokrasi yang harus dituliskan di atas bendera kita, – yang harus kita adakan di seberang jembatan-emas? Demokrasi kita haruslah demokrasi baru, demokrasi sejati,...