Pangeran Yang Bahagia

Part 2

Chapter 2126 wordsPublic domain (Wikisource)

" Ada yang aneh!" kata mandor pandai besi yang bekerja di tempat pengecoran logam. " Hati timah yang patah ini tidak mau meleleh di tungku perapian. Kita harus membuangnya." Maka mereka melemparkannya di gundukan debu dimana jasad Burung layang-layang kecil terbaring.

" Bawakan aku dua hal yang paling berharga di kota itu," Titah Tuhan pada salah satu malaikatnya. dan Sang Malaikat pun kembali dengan membawa hati timah yang patah dan seekor burung layang-layang yang sudah mati.

"Kamu telah memilih dengan tepat," Sabda Tuhan, "di kebun surgaku sang burung kecil ini akan berkicau selamanya, dan di kota emasku Pangeran Bahagia akan memujiKu."

Catatan kaki

Referensi Oscar Wilde, Project Guttenberg.

Kategori:Cerita pendek Kategori:Cerita anak

en:The Happy Prince and Other Tales/The Happy Prince es:El príncipe feliz ru:Принц и ласточка (Уайльд/Сахаров)