Imperium in Imperio: A Study of the Negro Race Problem. A Novel
Griggs, Sutton E. (Sutton Elbert), 1872-1933· 1 chapters· 2,583 words
Barangkali dalam kalangan kita sekarang ini, tidak ada seseorang yang lebih terharu hatinya daripada saya. Terharu karena ingat kepada perjuangan dan penderitaan rakyat berpuluh-puluh tahun, yang akhirnya melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila. Te...
__NOTOC__ __NOEDITSECTION__ PANCASILA MEMBUKTIKAN DAPAT MEMPERSATUKAN BANGSA INDONESIA Pidato Presiden Soekarno Pada Peringatan Lahirnya Pancasila di Istana Negara Tanggal 5 Juni 1958 Saudara-saudara sekalian, Barangkali dalam kalangan kita sekarang ini, tidak ada seseorang yang lebih terharu hatinya daripada saya. Terharu karena ingat kepada perjuangan dan penderitaan rakyat berpuluh-puluh tahun, yang akhirnya melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila. Terharu oleh karena pada ini malam di Istana Negara berkumpul beribu-ribu saudara-saudara, handai taulan untuk memperingati lahirnya Pancasila, sedang di halaman di muka Istana negara, berkumpul berpuluh-puluh ribu rakyat yang mendengarkan pidato-pidato dari sini, sedangkan pula seluruh rakyat Indonesia yang memiliki radio atau berdiri di muka radio umum men-dengarkan pidato-pidato itu pula. Terharu oleh karena pada ini malam dengan tidak terduga-duga dan tersangkasangka, diucap-kan oleh pembicara-pembicara, perkataanperkataan pujian terhadap kepada diri saya, yang atas perkataanperkataan, pujian itu saya mengucap banyak-banyak terima kasih, sambil meng-ulangi ucapan saya di Yogyakarta tatkala saya mendapat gelar doctor honoris causa di Universitas Gajahmada, sebagai tadi disitir oleh saudara Prof. Mr. H. Muh. Yamin, bahwa saya bukan pembentuk atau pencipta Pancasila, melainkan sekadar salah seorang penggali daripada Pancasila itu.